Sejarah jaringan
komputer
Sejarah jaringan komputer global
( dunia ), dimulaipada tahun 1969, ketika Departemen Pertahan Amerika, membentuk
Defense Advance Research Projects Agency ( DARPA ) yang bertujuan mengadakan
riset mengenai ‘cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan
organik’.
Program riset ini kemudian dikenal dengan nama
ARPANET ( Advance Research projects Agency Network ). pada tahun 1970, lebih
dari 10 komputer telah berhasil dihubungkan ( satu dengan yang lain ), saling
berkomunikasi, dan membentuk sebuah jaringan. pada atahun 1972, Roy Tomlinson
berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk
riset ARPANET.
Program e-mail tersebut begitu mudah dan lansung
populer saat itu. pada tahun yang sama, icon [@] diperkenalkan sebagai lambang
yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer yang diberi
nama ARPANET mulai dikembangkan meluas sampai luar Amerika Serikat. komputer di
University College di London merupakan komputer diluar Amerika yang menjadi
anggota jaringan ARPANET. pada tahu yang sama pula, dua orang ahli komputer
Vinton Cerf dan Bob Khan mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar yang
menjadi cikal bakal pemikiran International Network. ide ini dipresentasikan
untuk pertama kalinya di Sussex University.
Hari bersejarah berikutnya
terjadi pada tanggal 26 Maret 1976. ketika itu, ratu Inggris berhasil
mengirimkan sebuah e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern.
setahun kemudian, lebih dari 100 komputer telah bergabung dalam system ARPANET
dan membentuk sebuah jaringan atau Network.
Pada tahun 1979, Tom Truscott,
Jim Ellis, dan Steve Bellovin menciptakan Newsgroups pertama yang diberi nama
USENET ( User Network ). pada tahun 1981, France Telecommenciptakan sebuah
gebrakan baru dengan meluncurkan telepon televisi pertama dunia ( orang dapat
saling menelepon sambil berinteraksi denagan Video link ).
seiring dengan
bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi
yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan. untuk itu, pada tahun 1982
dibentuk sebuah komisi Transmission Control Protocol ( TCP ) atau lebih dikenal
dengan sebutan Internet Protocol ( IP ) yang kita kenal hingga saat ini.
sementara itu, didaratan Eropa muncul sebuah jaringan tandingan yang dikenal
dengan Europe Network ( EUNET ) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark,
dan Swedia. Jaringan eunet ini menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat jaringan komputer yang
sudah ada, pada tahun 1984 diperkenalkan system dengan nama DOMAIN yang lebih
dikenal dengan Domain Name System ( DNS ). dengan system DNS, komputer yang
tersambung dengan jaringan melebihi 1.000 komputer. pada tahun 1987 diperkirakan
komputer yang tersambung ke jaringan tersebut melonjak 10 kali lipat menjadi
10.000 komputer lebih.
Tahun 1988, Jarkko Oikarinen berkebangsaan Finlandia
menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan
IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna komputer dapat berinteraksi
secara langsung dengan pengiriman pesan ( Chatting ). akibatnya, setahun
kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. tak
kurang dari 100.000 komputer membentuk sebuah jaringan.pertengahan tahun 1990
merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah
programe editor dan browser yang dapat menjelajai komputer yang satu dengan yang
lainnya dengan membentuk jaringan. programe inilah yang disebut WWW atau World
Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung
membentuk jaringan sudah melampaui lebih dari stau juta komputer. pada tahun
yang sama muncul satu istilah yang beken, yaitu Surfing ( Menjelajah ). tahun
1994, situs-situs Dunia mulai tumbuh dengan subur ( setidaknya, saat itu
terdapat 3.000 alamat halaman ) dan bentuk pertama kalinya Virtual Shopping atau
e-retail muncul diberbagai situs. Dunia langsung berubah dengan diluncurkannya
perusahaan Search Engine Pertama, yaitu Yahoo!. yang dibangun oleh David Filo
dan Jerry yang pada bulan April 1994. Netscape Navigator 1.0. diluncurkan
dipenghujung tahun 1994.
Jenis-
jenis jaringan
Secara umum jaringan komputer dibagi
atas lima jenis, yaitu; 1.
Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah
gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali
digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation
dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama
sumberdaya (misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
2.
Metropolitan Area Network (MAN) Metropolitan
Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar
dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup
kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan
dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu
menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi
kabel.
3.
Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas,
seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan
mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
4.
Internet Sebenarnya
terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan
perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering
berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan
lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang
seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini
diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan
melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat
lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan
internet.
5.
Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak
bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin
mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil
atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi
kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan
tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu
memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang
menggunakan kabel.
Model
Referensi OSI dan Standarisasi
Untuk
menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah
aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang
yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan
penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam
dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu
maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International
Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama
model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian
diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan
model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.
Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai
dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN
saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan.
Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam
Tabel 1.
Tabel
1. Hubungan referensi model OSI dengan protokol Internet
|
MODEL
OSI
|
TCP/IP
|
PROTOKOL
TCP/IP
|
|
NO.
|
LAPISAN
|
NAMA
PROTOKOL
|
KEGUNAAN
|
|
1
|
Aplikasi
|
Aplikasi
|
DHCP
(Dynamic Host Configuration Protocol)
|
Protokol
untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas
|
|
DNS
(Domain Name Server)
|
Data
base nama domain mesin dan nomer IP
|
|
FTP
(File Transfer Protocol)
|
Protokol
untuk transfer file
|
|
HTTP
(HyperText Transfer Protocol)
|
Protokol
untuk transfer file HTML dan Web
|
|
MIME
(Multipurpose Internet Mail Extention)
|
Protokol
untuk mengirim file binary dalam bentuk teks
|
|
NNTP
(Networ News Transfer Protocol)
|
Protokol
untuk menerima dan mengirim newsgroup
|
|
POP
(Post Office Protocol)
|
Protokol
untuk mengambil mail dari server
|
|
SMB
(Server Message Block)
|
Protokol
untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows
|
|
2
|
Presentasi
|
SMTP
(Simple Mail Transfer Protocol)
|
Protokol
untuk pertukaran mail
|
|
SNMP
(Simple Network Management Protocol)
|
Protokol
untuk manejemen jaringan
|
|
Telnet
|
Protokol
untuk akses dari jarak jauh
|
|
TFTP
(Trivial FTP)
|
Protokol
untuk transfer file
|
|
3
|
Sessi
|
NETBIOS
(Network Basic Input Output System)
|
BIOS
jaringan standar
|
|
RPC
(Remote Procedure Call)
|
Prosedur
pemanggilan jarak jauh
|
|
SOCKET
|
Input
Output untuk network jenis BSD-UNIX
|
|
4
|
Transport
|
Transport
|
TCP
(Transmission Control Protocol)
|
Protokol
pertukaran data berorientasi (connection oriented)
|
|
UDP
(User Datagram Protocol)
|
Protokol
pertukaran data non-orientasi (connectionless)
|
|
5
|
Network
|
Internet
|
IP
(Internet Protocol)
|
Protokol
untuk menetapkan routing
|
|
RIP
(Routing Information Protocol)
|
Protokol
untuk memilih routing
|
|
ARP
(Address Resolution Protocol)
|
Protokol
untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP
|
|
RARP
(Reverse ARP)
|
Protokol
untuk mendapatkan informasi nomer IP dari hardware
|
|
6
|
Datalink
|
LLC
|
Network
Interface
|
PPP
(Point to Point Protocol)
|
Protokol
untuk point ke point
|
|
SLIP
(Serial Line Internet Protocol)
|
Protokol
dengan menggunakan sambungan serial
|
|
MAC
|
|
Ethernet,
FDDI, ISDN, ATM
|
|
7
|
Fisik
|
Standarisasi
masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga
diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International
Telecommunication Union), ANSI (American National Standard
Institute), NCITS (National Committee for Information Technology
Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE
(Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di
Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN bahkan memakai standar
yang dihasilkan IEEE. Kita bisa lihat misalnya badan pekerja yang dibentuk oleh
IEEE yang banyak membuat standarisasi peralatan telekomunikasi seperti yang
tertera pada Tabel 2.
Tabel
2. Badan pekerja di IEEE
|
WORKING
GROUP
|
BENTUK
KEGIATAN
|
|
IEEE802.1
|
Standarisasi
interface lapisan atas HILI (High Level Interface) dan Data Link
termasuk
MAC
(Medium Access Control) dan LLC (Logical Link Control)
|
|
IEEE802.2
|
Standarisasi
lapisan LLC
|
|
IEEE802.3
|
Standarisasi
lapisan MAC untuk CSMA/CD (10Base5, 10Base2, 10BaseT, dll.)
|
|
IEEE802.4
|
Standarisasi
lapisan MAC untuk Token Bus
|
|
IEEE802.5
|
Standarisasi
lapisan MAC untuk Token Ring
|
|
IEEE802.6
|
Standarisasi
lapisan MAC untuk MAN-DQDB (Metropolitan Area Network-Distributed
Queue
Dual Bus.)
|
|
IEEE802.7
|
Grup
pendukung BTAG (Broadband Technical Advisory Group) pada LAN
|
|
IEEE802.8
|
Grup
pendukung FOTAG (Fiber Optic Technical Advisory Group.)
|
|
IEEE802.9
|
Standarisasi
ISDN (Integrated Services Digital Network) dan IS (Integrated Services )
LAN
|
|
IEEE802.10
|
Standarisasi
masalah pengamanan jaringan (LAN Security.)
|
|
IEEE802.11
|
Standarisasi
masalah wireless LAN dan CSMA/CD bersama IEEE802.3
|
|
IEEE802.12
|
Standarisasi
masalah 100VG-AnyLAN
|
|
IEEE802.14
|
Standarisasi
masalah protocol CATV
|
TOPOLOGI
JARINGAN KOMPUTER
Topologi
adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya
sehingga membentuk
jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan
peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan
kelebihan dan kekurangannya sendiri.
- Topologi
BUS
Topologi
bus terlihat pada skema di atas. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini
yaitu:
Keuntungan:
Kerugian:
-
Hemat kabel - Deteksi dan isolasi kesalahan sangat
kecil
-
Layout kabel sederhana - Kepadatan lalu lintas
-
Mudah dikembangkan - Bila salah satu client rusak, maka jaringan
tidak bisa berfungsi.
- Diperlukan repeater untuk jarak jauh
- Topologi
TokenRING
Topologi
TokenRING terlihat pada skema di atas. Metode token-ring (sering disebut ring
saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran).
Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop,
data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap
informasi yang diterima simpul
diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan. Terdapat keuntungan dan
kerugian dari tipe ini yaitu:
Keuntungan:
Kerugian:
-
Hemat kabel - Peka kesalahan
- Pengembangan jaringan lebih kaku
- Topologi
STAR
Merupakan
kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut
kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium
primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server.
Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server
sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu
perintah dari server. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini
yaitu:
Keuntungan:
-
Paling fleksibel
-
Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan
lain
-
Kontrol terpusat
-
Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
-
Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian:
-
Boros kabel
-
Perlu penanganan khusus
-
Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
- Topologi
Peer-to-peer Network
Peer
artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang
terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2
printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program,
data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat
memakai program yang dipasang di komputer Dino, dan mereka berdua dapat mencetak
ke printer yang sama pada saat yang bersamaan.
Sistem jaringan ini juga
dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya
AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu
membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya
kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan.
Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana
sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai.
mesh
Topologi
jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran
harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1
(n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan
meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang
ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
tree
Topologi
Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi
jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar
sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan
pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi.
Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer
.
Pada
jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul
yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah
tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu.
Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti
halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum
berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat
terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh,
perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta
pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya
adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok
lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja
jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
linier
Jaringan
komputer dengan topologi linier biasa disebut dengan topologi linier bus, layout
ini termasuk layout umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi
(komputer) yang dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T Connector dan
pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah terminator. Konektor yang digunakan
bertipe BNC (British Naval Connector), sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan
nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet).
Installasi dari topologi linier bus ini sangat sederhana dan murah tetapi
maksimal terdiri dari 5-7 Komputer.
Tipe
konektornya terdiri dari
1.
BNC Kabel konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2. BNC T
konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3. BNC Barrel konektor
—> Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4. BNC Terminator —> Untuk menandai
akhir dari topologi bus.
Keuntungan
dan kerugian dari jaringan komputer dengan topologi linier bus adalah
:
*
Keuntungan, hemat kabel, layout kabel sederhana, mudah dikembangkan, tidak butuh
kendali pusat, dan penambahan maupun pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa
mengganggu operasi yang berjalan.
* Kerugian, deteksi dan isolasi kesalahan
sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data kurang terjamin,
kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan diperlukan Repeater
untuk jarak jauh.
ETHERNET
Ethernet
adalah sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet
adalah implementasi metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with
Collision Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA
di Hawaii University diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet
dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE. (lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data
di ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada
dipasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base.
Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT,
dan 10BaseF yang akan diterangkan lebih lanjut kemudian.
Pada metoda CSMA/CD, sebuah host komputer yang akan mengirim data ke jaringan
pertama-tama memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari
dan oleh host komputer lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi
data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka host komputer tersebut
diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu
berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka
jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian.
Untuk menentukan pada posisi mana sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap
perangkat ethernet diberikan alamat (address) sepanjang 48 bit yang unik
(hanya satu di dunia). Informasi alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak
pada saat komputer di start dalam urutan angka berbasis 16, seperti pada Gambar
3.
Gambar
3. Contoh ethernet address.
48
bit angka agar mudah dimengerti dikelompokkan masing-masing 8 bit untuk
menyetakan bilangan berbasis 16 seperti contoh di atas (00 40 05 61 20 e6), 3
angka didepan adalah kode perusahaan pembuat chip tersebut. Chip diatas dibuat
oleh ANI Communications Inc. Contoh vendor terkenal bisa dilihat di Tabel 3,
Tabel
3. Daftar vendor terkenal chip ethernet
|
NOMOR
KODE
|
NAMA
VENDOR
|
|
00:00:0C
|
Sisco
System
|
|
00:00:1B
|
Novell
|
|
00:00:AA
|
Xerox
|
|
00:00:4C
|
NEC
|
|
00:00:74
|
Ricoh
|
|
08:08:08
|
3COM
|
|
08:00:07
|
Apple
Computer
|
|
08:00:09
|
Hewlett
Packard
|
|
08:00:20
|
Sun
Microsystems
|
|
08:00:2B
|
DEC
|
|
08:00:5A
|
IBM
|
Dengan
berdasarkan address ehternet, maka setiap protokol komunikasi (TCP/IP, IPX,
AppleTalk, dll.) berusaha memanfaatkan untuk informasi masing-masing host
komputer dijaringan.
- 10Base5
Sistem
10Base5 menggunakan kabel coaxial berdiameter 0,5 inch (10 mm) sebagai media
penghubung berbentuk bus seperti pad Gambar 4. Biasanya kabelnya berwarna kuning
dan pada kedua ujung kebelnya diberi konsentrator sehingga mempunyai resistansi
sebesar 50 ohm. Jika menggunakan 10Base5, satu segmen jaringan bisa sepanjang
maksimal 500 m, bahkan jika dipasang penghubung (repeater) sebuah
jaringan bisa mencapai panjang maksimum 2,5 km.
Seperti
pada Gambar 5, antara NIC (Network Interface Card) yang ada di komputer
(DTE, Data Terminal Equipment) dengan media transmisi bus (kabel
coaxial)-nya diperlukan sebuah transceiver (MAU, Medium Attachment Unit).
Antar MAU dibuat jarak minimal 2,5 m, dan setiap segment hanya mampu menampung
sebanyak 100 unit. Konektor yang dipakai adalah konektor 15 pin.
Gambar
4. Jaringan dengan media 10Base5.
Gambar
5. Struktur 10Base5.
- 10Base2
Seperti
pada jaringan 10Base5, 10Base2 mempunyai struktur jaringan berbentuk bus.
(Gambar 6). Hanya saja kabel yang digunakan lebih kecil, berdiameter 5 mm dengan
jenis twisted pair. Tidak diperlukan MAU kerena MAU telah ada didalam NIC-nya
sehingga bisa menjadi lebih ekonomis. Karenanya jaringan ini dikenal juga dengan
sebutan CheaperNet. Dibandingkan dengan jaringan 10Base5, panjang
maksimal sebuah segmennya menjadi lebih pendek, sekitar 185 m, dan bisa
disambbung sampai 5 segmen menjadi sekitar 925 m. Sebuah segmen hanya mampu
menampung tidak lebih dari 30 unit komputer saja. Pada jaringan ini pun
diperlukan konsentrator yang membuat ujung-ujung media transmisi busnya menjadi
beresistansi 50 ohm. Untuk jenis konektor dipakai jenis BNC.
Gambar
6. Jaringan dengan media 10Base5.
Gambar
7. Struktur 10Base2.
- 10BaseT
Berbeda
dengan 2 jenis jaringan diatas, 10BaseT berstruktur bintang (star) seperti
terlihat di Gambar 8. Tidak diperlukan MAU kerena sudah termasuk didalam
NIC-nya. Sebagai pengganti konsentrator dan repeater diperlukan hub karena
jaringan berbentuk star. Panjang sebuah segmen jaringan maksimal 100 m, dan
setiap hub bisa dihubungkan untuk memperpanjang jaringan sampai 4 unit sehingga
maksimal komputer tersambung bisa mencapai 1024 unit.
Gambar
8. Jaringan dengan media 10BaseT.
Gambar
9. Struktur 10BaseT.
Menggunakan
konektor modular jack RJ-45 dan kabel jenis UTP (Unshielded Twisted Pair)
seperti kabel telepon di rumah-rumah. Saat ini kabel UTP yang banyak digunakan
adalah jenis kategori 5 karena bisa mencapai kecepatan transmisi 100 Mbps.
Masing-masing jenis kabel UTP dan kegunaanya bisa dilihat di Table 4.
Tabel
4. Jenis kabel UTP dan aplikasinya.
|
KATEGORI
|
APLIKASI
|
|
Category
1
|
Dipakai
untuk komunikasi suara (voice), dan digunakan untuk kabel telepon di
rumah-rumah
|
|
Category
2
|
Terdiri
dari 4 pasang kabel twisted pair dan bisa digunakan untuk komunikasi data
sampai
kecepatan
4 Mbps
|
|
Category
3
|
Bisa
digunakan untuk transmisi data dengan kecepatan sampai 10 Mbps dan
digunakan
untuk
Ethernet dan TokenRing
|
|
Category
4
|
Sama
dengan category 3 tetapi dengan kecepatan transmisi sampai 16
Mbps
|
|
Category
5
|
Bisa
digunakan pada kecepatan transmisi sampai 100 Mbps, biasanya digunakan
untuk
FastEthernet
(100Base) atau network ATM
|
|
|
- 10BaseF
Bentuk
jaringan 10BaseF sama dengan 10BaseT yakni berbentuk star. Karena menggunakan
serat optik (fiber optic) untuk media transmisinya, maka panjang jarak antara
NIC dan konsentratornya menjadi lebih panjang sampai 20 kali (2000 m). Demikian
pula dengan panjang total jaringannya. Pada 10BaseF, untuk transmisi output (TX)
dan input (RX) menggunakan kabel/media yang berbeda.
Gambar
10. Struktur 10BaseF.
Gambar
11. Foto NIC jenis 10Base5, 10Base2, dan 10BaseT.
- Fast
Ethernet (100BaseT series)
Selai
jenis NIC yang telah diterangkan di atas, jenis ethernet chip lainnya adalah
seri 100Base. Seri 100Base mempunyai beragam jenis berdasarkan metode akses
datanya diantaranya adalah: 100Base-T4, 100Base-TX, dan 100Base-FX. Kecepatan
transmisi seri 100Base bisa melebihi kecepatan chip pendahulunya (seri 10Base)
antara 2-20 kali (20-200 Mbps). Ini dibuat untuk menyaingi jenis LAN
berkecepatan tinggi lainnya seperti: FDDI, 100VG-AnyLAN dan lain sebagainya.
·
Mengenal
Protocol TCP/IP untuk Jaringan Komputer
Definisi
Protocol TCP/IP
TCP
adalah nama protokol jaringan.
Sedangkan protokol dapat diilustrasikan sebagai suatu seperangkat aturan
perusahaan-perusahaan dan produk software yang harus melekat ke dalam suatu
urutan yang membuat produk-produk mereka dapat kompatibel dengan yang lainnya.
Aturan-aturan tersebut untuk memastikan komputer yang menjalankan TCP/IP
versi Hewlett Packard dapat berhubungan dengan PC Compaq yang menjalankan TCP/IP
ataupun dengan Mainframe. Jika ditinjau dari metode cara kerjanya, maka vendor
software yang memproduksi tidak begitu pending bagi sistem TCP/IP. TCP/IP
merupakan protokol terbuka, maksudnya adalah semua spesifikasi dari protokol
disebarkan dan digunakan oleh siapa saja.
|
MODEL
OSI
|
TCP/IP
|
|
Application
|
Application
|
|
Presentation
|
|
Session
|
Transport
|
|
Transport
|
Internet
|
|
Network
|
Network
Interface
|
|
Data
Link
|
|
Physical
|
Physical
|
TCP/IP
hanya terdiri dari lima layer saja dari tujuh fungsi model OSI. Berikut ini
adalah layer dari protokol TCP/IP:
- Layer
5
~ layer Application. Aplikasi-aplikasi seperti FTP, Telnet, SMTP dan NFS
direlasikan ke layer ini.
- Layer
4
~ Layer Transport. Di dalam layer ini, TCP dan UDP menambahkan data transport ke
paket dan melewatinya ke layer internet.
- Layer
3
~ Layer Internet. Pada saat memulai aksi pada lokal host Anda (host pemrakarsa)
tersebut dilakukan atau merespon ke host lain (host penerima), layer ini
mengambil paket dari layer transport dan menambahkan informasi IP sebelum
mengirimkannya ke layer-layer Network Interface.
- Layer
2
~ Layer Network Interface. Device jaringan inilah sebagai host atau komputer
lokal. Melalui media inilah data tesebut dikirim ke layer
Physical.
- Layer
1
~ Layer Physical. Layer 1 secara harafiah adalah Ethernet, protokol
Poin-to-Point, atau Serial Line Interface Protocol (SLIP) itu sendiri. Dengan
kata lain layer ini merupakan sistem kabelnya.
Setiap
layer menambahkan data header dan trailer ke dalam masing-masing layer, kemudian
pesan tersebut dipaketkan dari layer diatasnya. Pada host penerima, data dibuka
paketnya satu layer pada saat itu juga, dan kemudian informasi dikirim ke level
tertinggi berikutnya sampai ia mencapai host aplikasi.
Pengalamatan
IP
Pengalamatan
jaringan (network address) tidak seperti physical addresses yang melebur ke
dalam hardware manapun. Pengalatan jaringan diberikan oleh Administrator
jaringan dan secara logika dikonfigurasikan kedalam device
jaringan.
Selain
pengalamatan logik untuk subnet, TCP/IP memberikan alamat logik ke masing-masing
host pada jaringan. Meskipun pengalamatan tersebut menyulitkan setup jaringan,
pengalamatan IP secara logik mempunyai beberapa keuntungan,
yaitu:
- Pengalamatan
IP secara logik bebas menentukan peng-implementasian physical layer. Pemrosesan
layer teratas dapat menggunakan pengalamatan logika tanpa memperhatikan mereka
sendiri dengan format alamat dari physical layer di bawahnya.
- Device
dapat mempertahankan alamat IP yang sama, sekalipun physical layernya diganti.
Mengubah jaringan dari Token Ring ke Ethernet tidak akan mempengaruhi
pengalamatan IP.
Format
Pengalamatan IP
Pengalamatan
IP berupa nomor 32 bit yang terdiri dari alama Subnet dan Host. Metode yang
digunakan untuk pengkodean alamat pada pengalamatan IP agak membingungkan bagi
pengguna baru dan merupakan batu sandungan utama bagi pengguna baru
TCP/IP.
Berikut
ini adalah contoh alamat IP:
11001000010001110001001000011000
Alamat
di atas tidak mudah diingat dan benar-benar sulit untuk mengenali perbedaan
antara dua alamat dengan cepat. Anggaplah bahwa dua alamat ditempatkan tidak
berdekatan dalam halaman yang sama, seberapa cepat Anda dapat mengetahui
perbedaan antara alamat sebelumnya dan yang satu ini:
11001000100001110001001000011000
perubahan
kecil pada alamat di atas akan membuat perbedaan besar pada fungsi alamat
tersebut. Untuk memudahkan bekerja dengan pengalamatan IP, pengalamatan 32 bit
secara khusus dibagi ke dalam 4 octet (8 bit section):
11001000
01000111 00010010 00011000
Ternyata
masih belum mudah, tetapi pada langkah berikutnya dianggap paling mudah.
Masing-masing octet dapat diterjemahkan ke dalam bilangan decimal dengan range
antar 0 sampai 255. Hal ini akan menuntun kita ke metode yang lebih konvensional
seperti yang ditunjukkan pada alamat IP berikut ini:
202.155.16.2
Format
tersebut biasa disebut dengan dotted-decimal notation.
Class
Alamat IP
Setiap
alamat IP terdiri dari dua field, yaitu:
- Field
Net-Id,
alamat jaringan logika dari subnet dimana komputer dihubungkan
- Field
Host-Id,
alamat device logical yang secara khusus digunakan untuk mengenali masing-masing
host pada subnet
Secara
bersama-sama, net-id dan host-id menyediakan masing-masing host pada
internetwork dengan alamat IP khusus.
Pada
saat protokol TCP/IP dibangun secara original, jaringan komputer tersebut akan
masuk ke salah satu dari ketiga kategori berikut ini:
- Jumlah
jaringan kecil tersebut mempunyai jumlah host yang besar
- Sejumlah
jaringan dengan jumlah host sedang
- Jumlah
jaringan besar akan mempunyai jumlah host yang kecil
Untuk
alasan tersebut, pengalamatan IP diorganisasikan ke dalam class-class. Anda
dapat meng-identifikasikan class dari suatu pengalamatan IP dengan pemeriksaan
octet pertama sebagai berikut:
- Jika
octet pertama mempunyai nilai dari 0 hingga 127, octet tersebut adalah alamat
class A. Karena 0 dan 127 di dalam octet tersebut mempunyai kegunanaan khusus,
126 pengalamatan class A dapat digunakan, masing-masing dapat mendukung
16.777.214 host
- Jika
octet pertama mempunyai nilai dari 128 hingga 191, ini adalah alamat class B,
masing-masing dapat mendukung sampai 65.543 host
- Jika
octet pertama mempunyai nilai dari 192 hingga 233, maka ini adalah alamat class
C. Ada 2.097,92 alamat class C yang dapat digunakan, masing-masing mendukung
sampai 254 host
|
Class
A
|
NNNNNNNN
|
HHHHHHHH
|
HHHHHHHH
|
HHHHHHHH
|
|
Class
B
|
NNNNNNNN
|
NNNNNNNN
|
HHHHHHHH
|
HHHHHHHH
|
|
Class
C
|
NNNNNNNN
|
NNNNNNNN
|
NNNNNNNN
|
HHHHHHHH
|
|
|
|
|
|
|
Octet
I
|
Octet
II
|
Octet
III
|
Octet
IV
|
Keterangan:
Jika
host suatu alamat class yang dapat didukung tergantung dari cara class
mengalokasikan octet pada net-id dan host-id. Lihat tabel berikut untuk lebih
jelasnya:
|
Class
IP
|
Khusus
Octet I
|
Net-Id
|
Host-Id
|
Total
Host per-jaringan
|
|
A
|
1
– 126
|
Octet
I
|
Octet
II – IV
|
16.777.214
|
|
B
|
128
– 191
|
Octet
I – II
|
Octet
III – IV
|
65.543
|
|
C
|
192
– 233
|
Octet
I – III
|
Octet
IV
|
254
|
Keterangan:
- Sebagaimana
yang Anda lihat, alamat class A hanya menggunakan octet pertama untuk net-id
jaringan. Tiga octet yang tersisa disediakan untuk digunakan sebagai
host-id
- Pengalamatan
class B menggunakan dua octet untuk didesain net-id. Octet ketiga dan keempat
digunakan oleh host-id
- Pengalamatan
class C menggunakan tiga octet net-id jaringan. Hanya octet keempat saja yang
digunakan untuk host-id
Contoh:
- Ada
5 host dalam suatu jaringan, artinya menggunakan class C
- Aturan
class C adalah:
|
Net-Id
|
Net-Id
|
Net-Id
|
Host-Id
|
- Maka
penulisannya menjadi:
- Host
1 : 192.168.0.1
- Host
1 : 192.168.0.2
- Host
1 : 192.168.0.3
- Host
1 : 192.168.0.4
- Host
1 : 192.168.0.5
- Dapat
dilihat bahwa perbedaan diatas hanyalah pada host-id saja, sedangkan net-id
adalah sama setiap computer
Pengalamatan
IP Khusus
Hal
yang perlu Anda catat adalah jangan menambahkan angka pada subnet atau host yang
didukung oleh suatu alamat class tertentu. Hal ini dikarenakan beberapa alamat
disimpan untuk maksud tertentu. Jika Anda melakukan setup jaringan TCP/IP, Anda
akan memberikan alamat IP dab harus tetap menjaga pembatasan berikut
ini:
- Alamat
dengan nilai pertama 127 adalah alamat pembalik yang digunakan untuk
men-diagnostik dan testing. Pesan yang dikirim ke 127 akan kembali kepada
pengirimnya. Untuk itu 127 tidak dapat digunakan untuk net-id, walaupun secara
teknis octet pertama 127 adalam alamat class A.
- Angka
255 dalam octet adalah calon broadcast atau multicast. Pesan yang dikirim ke
255.255.255.255 akan dikirim ke setiap host-host yang ada pada jaringan lokal
Anda. Sedangkan pesan yang dikirim ke 165.10.255.255 akan dikirim ke setiap
host-host pada jaringan 165.10.
- Octet
pertama tidak memiliki nilai diatas 233. Alamat-alamat tersebut dipesan dengan
maksud untuk multicast dan experimental.
- Octet
terakhir dari host-id tidak boleh 0 atau 255.
Subnet
Mask
Subnet
Mask adalah pola bit yang mendefinisikan porsi alamat IP yang mewakili alamat
subnet. Karena organisasi octet dari setiap class alamat IP sudah didefinisikan
semua, maka maksud pertama dari subnet mask tidak jelas, tetapi mempunyai alasan
yang bagus mengenai keberadaanya.
|
Class
IP
|
Subnet
Mask Default
|
|
A
|
255.0.0.0
|
|
B
|
255.255.0.0
|
|
C
|
255.255.255.0
|
Semoga postingan kali ini dapat
membantu teman-teman semua yang ingin belajar jaringan
komputer